Strategi pemasaran Lunch Box Jerami Gandum

Hai kawan-kawan, perkenalkan nama saya Daniel. Jadi hari ini saya akan memperkenalkan suatu produk yaitu lunch box jerami gandum

sumber: google.com
Nah ini kawan-kawan produk yang saya mau perkenalkan, jadi tanpa lama-lama kali mari kita lihat apa saja sih strategi yang digunakan lunch box ini sudah pasti Analisis SWOT, STP, dan Marketing Mix. Mari kita bahas satu-satu kawan. 

Analisis SWOT
SWOT adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk proyek tertentu atau rencana bisnis secara keseluruhan. Ini adalah alat yang dapat membantu tim merencanakan secara strategis dan tetap berada di depan tren pasar. SWOT adalah singkatan dari strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). 

sumber: google.com

-Strengths (Kekuatan)

Kekuatan dalam SWOT mengacu pada inisiatif internal yang berkinerja baik. Ini dapat dibandingkan dengan inisiatif lain atau keunggulan kompetitif eksternal. 

-Weaknesses (kelemahan)

Kelemahan dalam SWOT mengacu pada inisiatif internal yang berkinerja buruk. Menganalisis kekuatan sebelum kelemahan untuk menciptakan dasar keberhasilan dan kegagalan merupakan ide yang baik.

-Opportunities (peluang) 

Peluang dalam SWOT adalah hasil dari kekuatan dan kelemahan Anda yang ada, bersama dengan inisiatif eksternal apa pun yang akan menempatkan Anda pada posisi kompetitif yang lebih kuat.

-Threats (ancaman)

Ancaman dalam SWOT mengacu pada area yang berpotensi menimbulkan masalah. Ancaman berbeda dari kelemahan karena ancaman bersifat eksternal dan umumnya di luar kendali. 

STP

STP adalah singkatan dari Segmentation, Targeting, dan Positioning. Strategi STP pada dasarnya digunakan untuk memposisikan suatu merek kepada konsumen dengan sedemikian rupa, hal tersebut dilakukan agar merek tersebut memiliki keunggulan yang kompetitif. Berikut merupakan tiga langkah dalam menerapkan STP Marketing:

sumber: google.com

1. Segmentation 

Segmentation atau biasa disebut dengan segmentasi pasar adalah membagi pasar yang luas menjadi kelompok-kelompok kecil berdasarkan karakteristik tertentu. Dengan melakukan segmentasi pasar, kamu dapat lebih mudah menjalankan promosi bisnis. Untuk menerapkan segmentasi pasar membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan riset mendalam. Namun, promosi yang kamu lakukan akan lebih hemat, tepat sasaran dan efektif.

Terdapat empat jenis segmentasi pasar yang dapat kamu terapkan:

a. Segmentasi Demografis

Pada segmentasi ini yang perlu kamu perhatikan adalah umur, gender etnis, status pernikahan, pekerjaan dan lain sebagainya. Kamu perlu perhatikan segmentasi ini apakah sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan atau tidak. Fungsinya adalah agar lebih memudahkan kamu dalam menentukan calon pelanggan sebagai target pasar.

b. Segmentasi Geografis

Segmentasi pasar geografis yaitu berdasarkan negara, provinsi, kota dan tingkat populasinya. Berdasarkan segmentasi ini, kamu perlu mengetahui secara rinci tentang domisili dari target pelanggan kamu. Hal ini akan memudahkan kamu dalam mengenali budaya dan cara komunikasi calon pelanggan.

c. Segmentasi Psikografis

Segmentasi ini bertujuan agar kamu lebih mengenal siapa target pelanggan kamu secara lebih jelas, termasuk kecenderungan dan kebiasan mereka ketika melakukan kegiatan jual beli. Kamu perlu tahu kelas sosial, gaya hidup, hobi, sampai dengan ketertarikan mereka terhadap tren tertentu.

d. Segmentasi Perilaku

Pada segmentasi ini dibagi berdasarkan kebiasaan konsumen dalam membeli sebuah produk. Seperti bagaimana konsumen menggunakan produk dari tingkat loyalitasnya atau manfaatnya yang dicari.

 

sumber: google.com

2. Targeting

Pada tahap ini, kamu perlu menentukan mana segmen pasar terbaik bagi bisnis yang kamu jalankan. Untuk dapat menentukannya, terdapat tiga faktor yang perlu kamu pertimbangankan, yaitu:

a. Kemudahan Akses

Kamu perlu memilih pasar yang dapat dengan mudah diakses bagi kamu ataupun konsumen. Perhatikan hal-hal yang dapat menghambat akses ke pasar yang kamu jadikan tempat bisnis yang kamu jalankan.

 b. Profitability

Hal yang perlu kamu lakukan adalah melihat profit dari bisnis yang telah kamu jalankan. Kamu perlu pastikan bahwa segmen yang ingin kamu tuju memang menghasilkan profit yang besar.

c. Ukuran dan Potensi Pertumbuhannya

Kamu perlu mengetahui potensi pertumbuhan pasar, bagilah pasar yang cukup besar dan hindari membagi pasar yang sudah kecil. Janganlah pilih pasar yang kecil, karena akan membatasi perkembangan bisnis kamu. 

sumber : google.com

3. Positioning

Positioning merupakan langkah akhir yang diterapkan dalam STP Marketing. Pada langkah ini kamu menentukan bagaimana metode yang tepat dalam memposisikan produk atau merek kamu ke dalam sasaran segmentasi yang sebelumnya sudah dibuat. Pada langkah ini kamu dapat menentukan model marketing mix yang dinilai paling efektif. Lakukan pertimbangan dasar yang membuat pelanggan kamu lebih memilih produk kamu bandingkan dengan kompetitor lainnya yang sejenis.

sumber: google.com
Marketing Mix
Marketing mix merupakan suatu bentuk strategi dalam mengombinasikan berbagai macam kegiatan marketing agar tercipta sebuah kombinasi maksimal sehingga akan muncul hasil yang paling memuaskan. Marketing mix atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan 'Bauran Pemasaran' menjadi fondasi model dasar suatu bisnis. Istilah ini dikenalkan pertama kali oleh seorang profesor marketing Harvard pada 1948, Neil Borden, yang terinspirasi dari jurnal koleganya, Prof. James Culliton. Satu di antara perkembangan konsep marketing mix yang paling banyak dikenal adalah marketing mix 7P. 
sumber: google.com

-Product (Produk)

Konsep pertama marketing mix adalah produk.Produk adalah inti dari marketing mix. Produk dapat berupa barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada konsumen. Dalam membuat produk, sangat penting untuk melakukan riset pasar agar sesuai dengan target konsumen yang dituju.

-Price (Harga)

Harga ialah nilai tukar yang diberikan konsumen untuk memperoleh produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Harga harus sesuai dengan nilai produk dan mampu bersaing dengan harga produk sejenis di pasaran. 

-Place (Tempat)

Tempat mengacu pada distribusi produk atau cara bagaimana produk sampai ke tangan konsumen. Hal ini meliputi strategi lokasi penjualan, kanal distribusi, kebijakan penyimpanan dan pengiriman produk. Perusahaan harus memastikan produk dapat dijangkau oleh konsumen dengan mudah dan efektif

-Promotion (Promosi)

Promosi adalah semua aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mempromosikan produknya, seperti kegiatan mengiklankan priduk, promosi penjualan, public relations, dan pemasaran langsung. 

-People (Orang)

People adalah semua orang yang terlibat dalam bisnis tersebut, termasuk di dalamnya terdapat karyawan maupun pelanggan. Perusahaan harus memastikan bahwa semua orang yang terlibat dalam bisnis seperti karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk memberikan pengalaman yang baik kepada konsumen.

-Process (Proses)

Dalam marketing mix, sistem dan proses memegang peranan penting untuk membangun dan dan layanan terbaik kepada konsumen. Proses mencakup semua prosedur dan kebijakan yang diterapkan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. 

-Physical Evidence (Bukti Fisik)

Physical evidence mencakup semua bukti fisik yang dapat membantu konsumen memahami produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan yang meliputi fasilitas fisik, merek, desain kemasan, dan lainnya. 

Analisis SWOT Lunch Box

Strengths :

-bahan penmbuatan lunch box merupakan bahan ramah lingkungan yaitu jerami gandum

-tempat bekal yang aman dan dapat menahan suhu panas

-tersedia langsung sendok,garpu di atas tutup bekal

-harga cukup terjangkau

-bekal 3 in 1


weaknesses :

-untuk ukuran bekal besar sulit untuk dibawa kemana-mana


Opportunities :

-banyak diminati oleh ibu rumah tangga

-dapat digunakan berbagai umur

-harga cukup terjangkau untuk menengah ke bawah


Threats :

-memiliki pesaing produk yang mirip 

-seiring berjalannya waktu bekal semakin berkembang


STP Lunch Box

1. segmentasi 

a. segmentasi demografis lunch box memasarkan calon konsumen berusia 7-45 tahun baik untuk laki-laki maupun perempuan.

b. segmentasi geografis lunch box memasarkan ke seluruh masyarkat di indonesia

c. segmentasi psikografis lunch box menargetkan kepada ibu rumah tangga dan anak sekolah

d. segmentasi perilaku lunch box ini ditargetkan kepada orang yang sedang mencari kotak makan atau bekal


2. targeting

a. anak sekolah 

b. pekerja kantoran 

c. ibu rumah tangga


3. positioning 

lunch box terbuat dari bahan ramah lingkungan, harga cukup terjangkau untuk harga kotak bekal, dan pasti diminati oleh ibu rumah tangga. 

Marketing Mix Lunch Box 

1. Product 

sumber: google.com
product lunch box ini menawarkan kotak bekal yang ramah lingkungan, dapat digunakan segala umur, kotak bekal 3 in 1. 

2. Place 
sumber : google.com
 untuk lokasi usaha kami, dikarenakan usaha menggunakan media sosial untuk promosi produk seperti instragram. 

3. Price 
sumber: google.com

untuk harga produk kami cukup terjangkau untuk kalangan kelas bawah, dengan harga 85 rb. Dengan harga ini kami yakin cukup murah dikarenakan kami menggunakan bahan yang ramah linkungan. 

4. Promotion 

sumber : instragram

cara kami mempromosikan produk kami dengan melalui sosial media, media yang kami gunakan berupa instragram. mengapa kami menggunakan instragram karena kami melihat bahwa jaman sekarang rata-rata menggunakan instragram, kami berharap dengan promosi melalui instragram akan ada banyak konsumen yang akan membeli produk kami. 

5. People 

sumber: google.com

konsumen merupakan prioritas bagi kami, oleh karena itu kami selalu berusaha untuk membuat konsumen kami merasakan puas terhadap produk kami, kami juga memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen kami. setelah konsumen membeli produk kami dan memcoba produk kami , kami akan survei atau menanyakan pendapat konsumen dari segi produk dan pelayanan.

6. physical evidence 

sumber: google.com
kemasan produk kami terbuat dari kardus agar produk aman dari benturan, disertakan bahan dan peralatan apa saja yang diberikan. 

7. Process 
sumber : google.com

Proses dari usaha kami dimulai dari kami menawarkan lunch box di sosial media jika konsumen ingin membeli produk cukup dm akun instragram kemudian kami akan list nama konsumen tersebut.Untuk perawatan produk yang dilakukan adalah kami menyimpan di tempat khusus sehingga produk tidak terpapar dengan debu dadn juga kotoran lainnya.

jadi kawan-kawan itu strategi yang digunakan oleh lunch box, 
sekian strategi pemasaran lunch box maaf jika ada kesalahan penulisan 
terimakasih 

referensi :
https://asana.com/id/resources/swot-analysis
https://instiki.ac.id/2023/04/18/apa-itu-marketing-mix-mengenal-marketing-mix-7p/#:~:text=Awalnya%2C%20konsep%20ini%20dikenal%20juga,%2C%20Process%2C%20Physical%20Evidence).
https://www.topkarir.com/article/detail/stp-adalah-segmentation-targeting-dan-positioning-ini-cara-menerapkannya
https://shopbbc9.blogspot.com/2023/09/marketing-mix-block-block-chocolate.html
https://shopbbc9.blogspot.com/2023/08/block-block-chocolate.html
https://shopbbc9.blogspot.com/2023/08/block-block-chocolate-stp-strategy.html



















 








Komentar